PDA

View Full Version : Manchester United Best Skipper.....Cantona Vs Keano


whoosah
09-12-2009, 08:04 AM
Hello All....

Welcome Back to Battle of Discussion game 2nd Edition

OK..saya tidak mau membuang waktu lebih lama hanya untuk prolog..kita langsung ke tema discuss saja.

As We know, Manchester United selain terkenal sebagai "Greatest Football Team" juga terkenal dengan para Skipper-nya. Beberapa diantaranya adalah Eric Cantona dan Roy Keane..Dedikasi Mereka saat bertanding dan menggunakan jersey Man United sudah tidak perlu dipertanyakan lagi..Chants "Ooh Ahh Cantona" dan " Oh "Roy Keane F**kin' Magic" adalah salah satu bukti mereka dicintai oleh para fans meskipun tidak dipungkiri mereka juga punya bad side..

Ok..its time to start discussion..

Tim "The King" anda mendukung Eric Cantona dan Tim "Welsh Wizard" anda mendukung Roy Keane..

Dikarenakan thread ini bersifat kompetisi..Yang diperbolehkan posting di thread ini hanya member terpilih dan sudah dikirimkan PM oleh Whoosah, Berdasarkan hasil vote dari para administrator dan moderator

selain dari mereka dengan berat hati dan mohon maaf sekali postingannya akan kami langsung hapus

IndoManUtd Moderator

rynagiggs
09-12-2009, 08:49 AM
kok belum ada yg posting yaa???
permisi....saya dari tim Welsh Wizard mencoba memberikan sedikit pandangan tentang Roy Keane sewaktu menjadi skipper MU.

Season 1997/1998, Keane jadi skipper MU menggantikan Cantona yg pensiun. Belum ada 2 bulan udah cedera :gubrax dan MU kehilangan gelar EPL di season itu. Banyak yg bilang itu karena absennya Keane di lini tengah MU.

DI season 1998/1999, Keane yg sudah sembuh dari cedera, mempersembahkan 3 gelar bergengsi, EPL, FA cup dan UCL.
Salah satu performansi terbaiknya adalah saat melawan Juventus di leg kedua semifinal UCL. Ingat kan saat itu MU ketinggalan 2 gol tapi mampu menang jadi 3-2. Keane mencetak gol pertama MU di pertandingan itu. Gol yg jadi titik kebangkitan MU.

Dari 2 season ini, udah terlihat jelas pengaruh Roy Keane sebagai skipper MU.

itu dulu deh....ntar ditambah ama brothers yg lain

pampam
09-12-2009, 09:32 AM
sebagai perwakilan dr Welsh Wizard dan sebagai permulaan gw cuma mw kasih stats perbandingan kedua nya dalam memberikan gelar bagi United

Keano :

Manchester United
Premier League (7): 1994, 1996, 1997, 1999, 2000, 2001, 2003
FA Cup (4): 1994, 1996, 1999, 2004
FA Community Shield (4): 1993, 1996, 1997, 2003
UEFA Champions League: 1999[67]
Intercontinental Cup: 1999

Individual
FWA Footballer of the Year: 2000
PFA Players' Player of the Year: 2000
Overseas Team of the Decade - Premier League 10 Seasons Awards (1992/3 - 2001/2)
English Football Hall of Fame: 2004
FIFA 100


Cantona :

Manchester United
Premier League (4): 1992-93, 1993-94, 1995-96, 1996-97
FA Cup (2): 1993-94, 1995-96
Charity Shield (3): 1993, 1994, 1996

Individual
PFA Players' Player of the Year: 1994
FWA Footballer of the Year: 1996
Premier League 10 Seasons Awards (1992/3 - 2001/2)
Overseas Player of the Decade
Overall Team of the Decade

Base On : wikipedia


Sebagai pemain termahal yg memecahkan transfer di Inggris kala itu di season 1993 senilai 3.75 juta Pound langsung mencetak 2 goal di saat home debut nya melawan sheffield United dan membawa United menang 3-0

hal ini saja sudah membuktikan bahwa dia memang layak di bandrol dengan harga tinggi pada saat itu, puncak nya adalah season 98/99 mengantarkan United meraih treble walaupun di partai puncak UCL dia tidak dapat bermain karena mendapat hukuman larangan bertanding ketika semifinal menghadapi Juventus

so sebagai seorang suksesor tidak diragukan lagi dia lebih berhasil ketimbang kompatriot nya dan best skipper sebelum nya ERIC CANTONA

MaleSoccer
09-12-2009, 09:55 AM
Mornin' guys....

hmmm berhub tim welsh wizard udah ngasih preview tentang keano, so skrg giliran ak buat ngasih preview soal Eric "The King" Cantona...

Sebagai fans Manchester United sebagian besar dari kita tentu tau bahwa united pernah berada dalam masa kegelapan dimana united mengalami paceklik gelar terutama di liga inggris yang bagi sebagian fans merupakan title utama yang jadi target buruan di setiap musimnya....

Yup bayangkan dalam masa 26 tahun united tidak pernah lagi merasakan gimana rasanya mencium trophy juara.....Bisa dibayangkan kan kalo tim tetangga aja yg 18 tahun paceklik gelar liga seperti sudah merasa stress gimana kalo 26 tahun....:gila

But....semuanya berubah ketika Eric "The King Cantona" menginjakkan kaki di Old Trafford, karena seiring dengan kedatangannya dahaga united selama 26 tahun sudah terlampiaskan....Gelar liga inggris kembali dirasakan oleh our beloved Manchester United yang mana merupakan gelar perdana di era premier league...

Dan setelah kedatangannya pula gelar demi gelar dikoleksi oleh pasukan red devils yang seakan menjadi pondasi kedigdayaan Manchester United hingga saat ini tercatat sejak kedatangan cantona united meraih gelar di tahun 1992, 1993, 1994, 1996, 1997...dan bahkan di tahun 1994 & 1996 united bersama cantona mampu menyandingkan gelar juara liga dengan piala FA...

Kalo pada preview keane sist ryna menjelaskan bahwa di season 97/98 cedera keane "dianggap" menjadi penyebab kegagalan united meraih gelar di musim itu, maka saya disini juga ingin mengingatkan bahwa tahun 1995 adalah satu2nya tahun dimana cantona sebagai pemain united yang gagal meraih gelar....dan sama seperti sist ryna bilang pada keano pada tahun 1995 tersebut banyak yg menganggap united gagal meraih gelar karena absennya cantona selama 9 bulan dikarenakan skorsing akibat tragedi Kung-Fu...

So....dari fakta diatas kita bisa simpulkan kebesaran dan pengaruh seorang cantona...dan tentu kita menyadari bahwa gelar The King berada di tangan yang tepat....

http://englishfootballpost.com/news/wp-content/uploads/2009/04/eric_cantona_-_dieu.jpg

RH20
09-12-2009, 09:55 AM
[-]perwakilan The King koq belum ada yang nongol yah????? :n[/-]

RALAT : Udah ada cak MorGan ternyata yang nongol.... :belok :takut :hail :kebelet

ok, first of all gw menyampaikan salam hormat dulu kepada rekan-rekan dari tim The King maupun rekan-rekan dari tim Welsh Wizard

gw sedikit menambahkan postingan dari duo rekan Welsh Wizard diatas aja, kalo bro PamPam dah ngebahas dari sisi statistik, dan siz Ryna membahas dari sisi musim 97/98 dan 98/99, maka gw akan sedikit memberikan pandangan dari sisi pengaruh kedua pemain ini, terutama setelah mereka pensiun......

well, kepindahan Roy Keane yang merupakan gelandang jangkar United, jelas meninggalkan lubang besar di lapangan tengah United.... terbukti, diawal musim 2005/2006, United tampil tidak terlalu mengesankan, bahkan di musim ini untuk pertama kalinya sejak tahun 95/96 (CMIIW) United tidak lolos ke babak 16 besar UCL....
bukan hanya dari segi pencapaian, dari segi skema permainan pun ketidakhadiran Roy Keane sangat terasa, sampai-sampai opa Fergie memaksakan Alan Smith untuk bermain sebagai gelandang....
bahkan, hingga detik ini pun, masih ada beberapa orang yang beranggapan bahwa United masih belum menemukan sosok yang tepat untuk menggantikan Roy Keane.... dalam artian, setelah hampir 5 tahun, nama Roy Keane masih belum terlupakan dari benak pendukung Setan Merah.....

sementara Eric Cantona, so far gw belum pernah mendengar ada fans United, terutama di forum ini yang mengatakan bahwa kita belum menemukan pengganti yang sepadan dengan Cantona (CMIIW)... semenjak dia pensiun, banyak sekali striker berbahaya dan (juga) berbakat besar yang ditelurkan United... sebutlah Wayne Rooney, Ole Gunnar Solskjaer, Andy Cole, dan yang paling fenomenal Cristiano Ronaldo...
pensiunnya Eric Cantona juga tidak terlalu berdampak besar bagi skuad United... kalaupun ada dampaknya, tidak sebesar dampak yang timbul ketika Roy Keane meninggalkan United....

so, dari penjelasan tersebut, gw rasa memang Roy Keane jelas lebih baik dari Eric Cantona... baik dari sudut pandang dia sebagai skipper, maupun dari sudut pandang dia sebagai pemain.....

:salam


*postingan ke 22 di room utama....

rynagiggs
09-12-2009, 10:06 AM
Mornin' guys....

hmmm berhub tim welsh wizard udah ngasih preview tentang keano, so skrg giliran ak buat ngasih preview soal Eric "The King" Cantona...

Sebagai fans Manchester United sebagian besar dari kita tentu tau bahwa united pernah berada dalam masa kegelapan dimana united mengalami paceklik gelar terutama di liga inggris yang bagi sebagian fans merupakan title utama yang jadi target buruan di setiap musimnya....

Yup bayangkan dalam masa 26 tahun united tidak pernah lagi merasakan gimana rasanya mencium trophy juara.....Bisa dibayangkan kan kalo tim tetangga aja yg 18 tahun paceklik gelar liga seperti sudah merasa stress gimana kalo 26 tahun....:gila

But....semuanya berubah ketika Eric "The King Cantona" menginjakkan kaki di Old Trafford, karena seiring dengan kedatangannya dahaga united selama 26 tahun sudah terlampiaskan....Gelar liga inggris kembali dirasakan oleh our beloved Manchester United yang mana merupakan gelar perdana di era premier league...

Dan setelah kedatangannya pula gelar demi gelar dikoleksi oleh pasukan red devils yang seakan menjadi pondasi kedigdayaan Manchester United hingga saat ini tercatat sejak kedatangan cantona united meraih gelar di tahun 1992, 1993, 1994, 1996, 1997...dan bahkan di tahun 1994 & 1996 united bersama cantona mampu menyandingkan gelar juara liga dengan piala FA...

Kalo pada preview keane sist ryna menjelaskan bahwa di season 97/98 cedera keane "dianggap" menjadi penyebab kegagalan united meraih gelar di musim itu, maka saya disini juga ingin mengingatkan bahwa tahun 1995 adalah satu2nya tahun dimana cantona sebagai pemain united yang gagal meraih gelar....dan sama seperti sist ryna bilang pada keano pada tahun 1995 tersebut banyak yg menganggap united gagal meraih gelar karena absennya cantona selama 9 bulan dikarenakan skorsing akibat tragedi Kung-Fu...

So....dari fakta diatas kita bisa simpulkan kebesaran dan pengaruh seorang cantona...dan tentu kita menyadari bahwa gelar The King berada di tangan yang tepat....

http://englishfootballpost.com/news/wp-content/uploads/2009/04/eric_cantona_-_dieu.jpg

terutama yg bold....saat itu cantona blm jadi skipper MU lhoo...sedangkan temanya best skipper....

MaleSoccer
09-12-2009, 10:15 AM
terutama yg bold....saat itu cantona blm jadi skipper MU lhoo...sedangkan temanya best skipper....

hello is it fair to compare cantona with keane when they were a captain????

secara cantona jadi kapten cuma 1 tahun aja (CMIIW). dan itu setelah tragedi kung-fu dan setelah brucie pensiun....

so..klo emang cuma semasa itu brarti ga bakal nyari data jauh2 deh....dari masa cantona kapten gelar yg diraih sih cuma gelar juara di tahun 1997 plus community shield....:ompong...

so kalo mau ngomongin itu ya brarti kita ga usah ngomong soal raihan gelar dong :jilat....gimana???

pampam
09-12-2009, 10:23 AM
Mornin' guys....

hmmm berhub tim welsh wizard udah ngasih preview tentang keano, so skrg giliran ak buat ngasih preview soal Eric "The King" Cantona...

Sebagai fans Manchester United sebagian besar dari kita tentu tau bahwa united pernah berada dalam masa kegelapan dimana united mengalami paceklik gelar terutama di liga inggris yang bagi sebagian fans merupakan title utama yang jadi target buruan di setiap musimnya....

Yup bayangkan dalam masa 26 tahun united tidak pernah lagi merasakan gimana rasanya mencium trophy juara.....Bisa dibayangkan kan kalo tim tetangga aja yg 18 tahun paceklik gelar liga seperti sudah merasa stress gimana kalo 26 tahun....:gila

But....semuanya berubah ketika Eric "The King Cantona" menginjakkan kaki di Old Trafford, karena seiring dengan kedatangannya dahaga united selama 26 tahun sudah terlampiaskan....Gelar liga inggris kembali dirasakan oleh our beloved Manchester United yang mana merupakan gelar perdana di era premier league...

Dan setelah kedatangannya pula gelar demi gelar dikoleksi oleh pasukan red devils yang seakan menjadi pondasi kedigdayaan Manchester United hingga saat ini tercatat sejak kedatangan cantona united meraih gelar di tahun 1992, 1993, 1994, 1996, 1997...dan bahkan di tahun 1994 & 1996 united bersama cantona mampu menyandingkan gelar juara liga dengan piala FA...

Kalo pada preview keane sist ryna menjelaskan bahwa di season 97/98 cedera keane "dianggap" menjadi penyebab kegagalan united meraih gelar di musim itu, maka saya disini juga ingin mengingatkan bahwa tahun 1995 adalah satu2nya tahun dimana cantona sebagai pemain united yang gagal meraih gelar....dan sama seperti sist ryna bilang pada keano pada tahun 1995 tersebut banyak yg menganggap united gagal meraih gelar karena absennya cantona selama 9 bulan dikarenakan skorsing akibat tragedi Kung-Fu...

So....dari fakta diatas kita bisa simpulkan kebesaran dan pengaruh seorang cantona...dan tentu kita menyadari bahwa gelar The King berada di tangan yang tepat....

http://englishfootballpost.com/news/wp-content/uploads/2009/04/eric_cantona_-_dieu.jpg

tunggu dulu wan klo mw bicara gelar memang dibawah kepemimpinan Cantona united mulai berjaya tp klo bicara konsistensi menjaga gelar tersebut keane lah aktor utama nya...

ga mungkin dalam satu dekade kebelakang United bs merajai EPL bahkan mengejar dan hingga menyamai total raihan gelar nya Liverpool menajdi 18

dah satu hal yg belum bisa dilakukan cantona adalah membawa United meraih gelar UCL suatu hal yg membuktikan jika United bukan hanya "jago kandang"


jika kita melihat perbadingan ketika mereka menjadi captain maka gelar2 yg mereka dapatkan adalah sebagai berikut :

Keane :

menjadi captain sejak 97 hingga 2005 sudah mendapatkan ( 8 tahun )

Manchester United
Premier League (4): 1999, 2000, 2001, 2003
FA Cup (2): 1999, 2004
FA Community Shield (1): 2003
UEFA Champions League: 1999
Intercontinental Cup: 1999

sedangkan Cantona :

cuma menjadi skipper united sejak tahun 96 hingga tahun 97 ( 1 tahun )

Manchester United
Premier League (1): 1996-97
Charity Shield (1):1996

jadi jika dilihat dari sini sebagai seorang skipper Keano lebih unggul karena dia berhasil memimpin united meraih banyak gelar, sedangkan Cantona sebenar nya kepemimpinan captain marvel ( Bryan Robson ) lah yg mempelopori bangkit nya United...:tos

*edit : berhubung judul thread ini adalah mau lihat siapa yg best skipper jd memang seharus nya membandingkan alasan2 kenapa yg satu lebih baik ketimbang yg lainnya sebagai seorang skipper...so kita harus membandingkan sejak mereka menjadi skipper...jika hanya sebagai seorang pemain itu malah semakin tidak fair :salam

rynagiggs
09-12-2009, 10:25 AM
hello is it fair to compare cantona with keane when they were a captain????

secara cantona jadi kapten cuma 1 tahun aja (CMIIW). dan itu setelah tragedi kung-fu dan setelah brucie pensiun....

so..klo emang cuma semasa itu brarti ga bakal nyari data jauh2 deh....dari masa cantona kapten gelar yg diraih sih cuma gelar juara di tahun 1997 plus community shield....:ompong...

so kalo mau ngomongin itu ya brarti kita ga usah ngomong soal raihan gelar dong :jilat....gimana???

maap ye....yg bikin judul Manchester United Best Skipper.....Cantona Vs Keano bukan diriku....
terserah mo ngomongin raihan gelar ato enggak, tp in my defence...gelar yg tdk diraih MU atopun yg diraih MU (terutama yg aku post yah) msh relevan karena pengaruh keano sebagai skipper MU

MaleSoccer
09-12-2009, 10:54 AM
tunggu dulu wan klo mw bicara gelar memang dibawah kepemimpinan Cantona united mulai berjaya tp klo bicara konsistensi menjaga gelar tersebut keane lah aktor utama nya...

ga mungkin dalam satu dekade kebelakang United bs merajai EPL bahkan mengejar dan hingga menyamai total raihan gelar nya Liverpool menajdi 18

dah satu hal yg belum bisa dilakukan cantona adalah membawa United meraih gelar UCL suatu hal yg membuktikan jika United bukan hanya "jago kandang"


jika kita melihat perbadingan ketika mereka menjadi captain maka gelar2 yg mereka dapatkan adalah sebagai berikut :

Keane :

menjadi captain sejak 97 hingga 2005 sudah mendapatkan ( 8 tahun )

Manchester United
Premier League (4): 1999, 2000, 2001, 2003
FA Cup (2): 1999, 2004
FA Community Shield (1): 2003
UEFA Champions League: 1999
Intercontinental Cup: 1999

sedangkan Cantona :

cuma menjadi skipper united sejak tahun 96 hingga tahun 97 ( 1 tahun )

Manchester United
Premier League (1): 1996-97
Charity Shield (1):1996

jadi jika dilihat dari sini sebagai seorang skipper Keano lebih unggul karena dia berhasil memimpin united meraih banyak gelar, sedangkan Cantona sebenar nya kepemimpinan captain marvel ( Bryan Robson ) lah yg mempelopori bangkit nya United...:tos

*edit : berhubung judul thread ini adalh mau lihat siapa yg best skipper jd memang seharus nya membandingkan alasan2 kenapa yg satu lebih baik ketimbang yg lainnya sebagai seorang skipper...so kita harus membandingkan sejak mereka menjadi skipper...jika hanya sebagai seorang pemain itu malah semakin tidak fair :salam

itulah sebabnya gw posting seperti ini pam

Dan setelah kedatangannya pula gelar demi gelar dikoleksi oleh pasukan red devils yang seakan menjadi pondasi kedigdayaan Manchester United hingga saat ini tercatat sejak kedatangan cantona united meraih gelar di tahun 1992, 1993, 1994, 1996, 1997...dan bahkan di tahun 1994 & 1996 united bersama cantona mampu menyandingkan gelar juara liga dengan piala FA...

sejak era cantona lah mental juara sudah tertanam dalam permainan united.... belum tentu juga sebuah tim dengan komposisi pemain yang top bisa menjadi juara kalo ga ada mental juara dalam permainan mereka...dan bisa dibilang saat cantona pensiun dari bola which is era keano sebagai kapten dimulai para pemain sudah dibekali dengan mental juara...mereka mengarungi musim yg sedang berjalan sebagai seorang juara yang tentu aja bisa memberikan rasa percaya diri dalam setiap penampilannya....

singkat cerita pencapaian yg diraih keane selama dia menjadi kapten seakan2 tinggal nerusin tongkat estafet aja dimana era cantona-lah yang jadi pondasi..


maap ye....yg bikin judul Manchester United Best Skipper.....Cantona Vs Keano bukan diriku....
terserah mo ngomongin raihan gelar ato enggak, tp in my defence...gelar yg tdk diraih MU atopun yg diraih MU (terutama yg aku post yah) msh relevan karena pengaruh keano sebagai skipper MU

Sekalian aja deh menjawab postingan pampam & ryna :

Basiclly gw setuju thread ini bahas soal skipper...

cuma apa penilain yg bisa dijadikan patokan dari seorang skipper??

IMO kalo raihan gelar yg dijadikan parameter agak ga sesuai juga prasaan....coz raihan gelar merupakan jerih payah seluruh komponen tim, dalam arti kata lain terlalu banyak komponen yang harus diperhitungkan...dan gw rasa kapten bukan jadi faktor yang dominan... Nah jika raihan gelar pada era keane maupun cantona sebagai kapten dijadikan faktor dominan kesuksesan...seakan2 mengecilkan peran pemain lain dong....

tapi kalo misal dipaksa seperti itu ok deh kita bikin rasio aja lah....

Keane :
Liga Inggris : 4/8 = 50%
FA CUP : 2/8 = 25%
Champions : 1/8 = 12,5%
community shield = 2/8 = 25%

Cantona :
Liga Inggris : 1/1 = 100%
FA CUP : 0/1 = tak terdefinisi
Champions : 0/1 = tak terdefinisi
community shield = 1/1 = 100%




Nah gimana dong....dari raihan gelar liga inggris cantona 100% loh....

rynagiggs
09-12-2009, 11:11 AM
Sekalian aja deh menjawab postingan pampam & ryna :

Basiclly gw setuju thread ini bahas soal skipper...

cuma apa penilain yg bisa dijadikan patokan dari seorang skipper??

IMO kalo raihan gelar yg dijadikan parameter agak ga sesuai juga prasaan....coz raihan gelar merupakan jerih payah seluruh komponen tim, dalam arti kata lain terlalu banyak komponen yang harus diperhitungkan...dan gw rasa kapten bukan jadi faktor yang dominan... Nah jika raihan gelar pada era keane maupun cantona sebagai kapten dijadikan faktor dominan kesuksesan...seakan2 mengecilkan peran pemain lain dong....

tapi kalo misal dipaksa seperti itu ok deh kita bikin rasio aja lah....

Keane :
Liga Inggris : 4/8 = 50%
FA CUP : 2/8 = 25%
Champions : 1/8 = 12,5%

Cantona :
Liga Inggris : 1/1 = 100%
FA CUP : Never
Champions : Never

Nah gimana dong....dari raihan gelar cantona 100% loh....

Season 1997/1998, Keane jadi skipper MU menggantikan Cantona yg pensiun. Belum ada 2 bulan udah cedera dan MU kehilangan gelar EPL di season itu. Banyak yg bilang itu karena absennya Keane di lini tengah MU.

DI season 1998/1999, Keane yg sudah sembuh dari cedera, mempersembahkan 3 gelar bergengsi, EPL, FA cup dan UCL.
Salah satu performansi terbaiknya adalah saat melawan Juventus di leg kedua semifinal UCL. Ingat kan saat itu MU ketinggalan 2 gol tapi mampu menang jadi 3-2. Keane mencetak gol pertama MU di pertandingan itu. Gol yg jadi titik kebangkitan MU.

Dari 2 season ini, udah terlihat jelas pengaruh Roy Keane sebagai skipper MU.

coba dicermati lagi tulisanku:
di th pertama keano jd skipper, gelar MU hilang karena keane cedera dan banyak pundit yg bilang kalo hilangnya gelar karena absennya keane di lini tengah MU.
di season ke 2nya jd skipper, keane mempersembahkan salah satu performansi terbaiknya, yaitu saat semifinal UCL.

kalo kata wiki :
One of his finest performances in this campaign was an inspirational display against Juventus in the second leg of the Champions League semi-final, when he helped haul his team back from two goals down to win 32, a game regarded around Europe as one of the best performances on a football field in the modern era of European football. He scored from a header to start United's comeback and continually drove the team forwards at every opportunity. His performance in Turin has been described as his finest hour as a footballer.

jadi yg lebih aku bahas adalah pengaruh keane di lapangan. trus juga udah disampaikan oleh ronald
well, kepindahan Roy Keane yang merupakan gelandang jangkar United, jelas meninggalkan lubang besar di lapangan tengah United.... terbukti, diawal musim 2005/2006, United tampil tidak terlalu mengesankan, bahkan di musim ini untuk pertama kalinya sejak tahun 95/96 (CMIIW) United tidak lolos ke babak 16 besar UCL....
bukan hanya dari segi pencapaian, dari segi skema permainan pun ketidakhadiran Roy Keane sangat terasa, sampai-sampai opa Fergie memaksakan Alan Smith untuk bermain sebagai gelandang....
bahkan, hingga detik ini pun, masih ada beberapa orang yang beranggapan bahwa United masih belum menemukan sosok yang tepat untuk menggantikan Roy Keane.... dalam artian, setelah hampir 5 tahun, nama Roy Keane masih belum terlupakan dari benak pendukung Setan Merah.....

sementara Eric Cantona, so far gw belum pernah mendengar ada fans United, terutama di forum ini yang mengatakan bahwa kita belum menemukan pengganti yang sepadan dengan Cantona (CMIIW)... semenjak dia pensiun, banyak sekali striker berbahaya dan (juga) berbakat besar yang ditelurkan United... sebutlah Wayne Rooney, Ole Gunnar Solskjaer, Andy Cole, dan yang paling fenomenal Cristiano Ronaldo...
pensiunnya Eric Cantona juga tidak terlalu berdampak besar bagi skuad United... kalaupun ada dampaknya, tidak sebesar dampak yang timbul ketika Roy Keane meninggalkan United....

so kami, tim welsh wizard gak cuma bahas soal gelar kan???udah banyak aspek yg kami jabarkan ttg pengaruh roy keane sebagai skipper :salam

MaleSoccer
09-12-2009, 01:33 PM
terutama yg bold....saat itu cantona blm jadi skipper MU lhoo...sedangkan temanya best skipper....

maap ye....yg bikin judul Manchester United Best Skipper.....Cantona Vs Keano bukan diriku....
terserah mo ngomongin raihan gelar ato enggak, tp in my defence...gelar yg tdk diraih MU atopun yg diraih MU (terutama yg aku post yah) msh relevan karena pengaruh keano sebagai skipper MU

*edit : berhubung judul thread ini adalah mau lihat siapa yg best skipper jd memang seharus nya membandingkan alasan2 kenapa yg satu lebih baik ketimbang yg lainnya sebagai seorang skipper...so kita harus membandingkan sejak mereka menjadi skipper...jika hanya sebagai seorang pemain itu malah semakin tidak fair :salam

well, kepindahan Roy Keane yang merupakan gelandang jangkar United, jelas meninggalkan lubang besar di lapangan tengah United.... terbukti, diawal musim 2005/2006, United tampil tidak terlalu mengesankan, bahkan di musim ini untuk pertama kalinya sejak tahun 95/96 (CMIIW) United tidak lolos ke babak 16 besar UCL....
bukan hanya dari segi pencapaian, dari segi skema permainan pun ketidakhadiran Roy Keane sangat terasa, sampai-sampai opa Fergie memaksakan Alan Smith untuk bermain sebagai gelandang....
bahkan, hingga detik ini pun, masih ada beberapa orang yang beranggapan bahwa United masih belum menemukan sosok yang tepat untuk menggantikan Roy Keane.... dalam artian, setelah hampir 5 tahun, nama Roy Keane masih belum terlupakan dari benak pendukung Setan Merah.....

sementara Eric Cantona, so far gw belum pernah mendengar ada fans United, terutama di forum ini yang mengatakan bahwa kita belum menemukan pengganti yang sepadan dengan Cantona (CMIIW)... semenjak dia pensiun, banyak sekali striker berbahaya dan (juga) berbakat besar yang ditelurkan United... sebutlah Wayne Rooney, Ole Gunnar Solskjaer, Andy Cole, dan yang paling fenomenal Cristiano Ronaldo...
pensiunnya Eric Cantona juga tidak terlalu berdampak besar bagi skuad United... kalaupun ada dampaknya, tidak sebesar dampak yang timbul ketika Roy Keane meninggalkan United....

so, dari penjelasan tersebut, gw rasa memang Roy Keane jelas lebih baik dari Eric Cantona... baik dari sudut pandang dia sebagai skipper, maupun dari sudut pandang dia sebagai pemain.....



coba dicermati lagi tulisanku:
di th pertama keano jd skipper, gelar MU hilang karena keane cedera dan banyak pundit yg bilang kalo hilangnya gelar karena absennya keane di lini tengah MU.
di season ke 2nya jd skipper, keane mempersembahkan salah satu performansi terbaiknya, yaitu saat semifinal UCL.

kalo kata wiki :


jadi yg lebih aku bahas adalah pengaruh keane di lapangan. trus juga udah disampaikan oleh ronald


so kami, tim welsh wizard gak cuma bahas soal gelar kan???udah banyak aspek yg kami jabarkan ttg pengaruh roy keane sebagai skipper :salam

TBH sepertinya ada perbedaan cara pandang mengenai thread ini...

klo gw pribadi lebih memandang dari big picture-nya kalo ini mbandingin cantona dan keane secara keseluruhan sebagai seorang pemain yang pernah menjadi skipper di united...

so sah2 aja kalo mbandingin pemain ini dari segala atribut yang melekat pada diri mereka. Memang ada embel2 manchester united best skipper pada judul trit ini..nah jadi disini yang dibicarakan adalah kualitas individu kedua pemain tersebut sebagai seorang skipper tanpa harus memperhitungkan kuantitasnya..

dan bicara soal kualitas, dalam hal ini mungkin harusnya karakter, latar belakang, pembawaan, sifat, kepemimpinan, influence, dll, dsb, dkk... tidak hanya bisa dilihat ketika beliau menjabat sebagai kapten saja...

IMO kalo mau kaku bisa aja kita bilang apa yg sst ryna bilang performansi terbaik keane pada waktu itu adalah penilaian terhadap permainan seorang keane bukan karena ke-kapten-annya.

sedangkan postingan bro onal....well dia menjelaskan kehilangan seorang keane sangat terasa sebagai jangkar united yg meninggalkan lubang besar dan belum bisa digantikan bahkan menurut bro onal hingga saat ini sekalipun, sedangkan cantona sudah bisa digantikan oleh barisn penyerang yg lebih mematikan...

so klo gw ngliat yg dibahas bro onal disini adalah mengenai role play...???
bukan masalah kepemimpinan seorang kapten???

Bro onal menganggap kita belum menemukan pengganti keane untuk apa? klo gw bilang pengganti yang bisa berperan sebagai jangkar yg mumpuni seperti halnya keane...jadi bukan figur seorang keane sbg kapten yg dicari..

Wayne Rooney, Ole Gunnar Solskjaer, Andy Cole, dan yang paling fenomenal Cristiano Ronaldo itu nama2 yg disebut bro onal bisa menggantikan cantona,?? so pertanyaan saya simple neh menggantikan apa?? klo gw sih nangkepnya menggantikan cantona hanya sebagai striker united...

ini sedikit ada kutipan dari wiki mengenai cantona...

Cantona galvanised the United team to greater success with the likes of Ryan Giggs and youngsters David Beckham, Paul Scholes, Nicky Butt and Gary Neville emerging under his influence


edit : break for lunch :P

Rizky Firmansyah
10-12-2009, 02:20 AM
Pertama dari saya, salam dan hormat buat team The King dari kami, The Welsh Wizard:salam
As we know, they both are United's best skippers, tapi sebagai part of The Welsh Wizard maka gw cenderung untuk memilih The Irish Man sebagai the best skipper.

Peran Keano di United sudah tidak terbantahkan lagi, seorang pemimpin yang inspiratif, mempunyai tackle yang baik, stamina yang tinggi dan ciamik dalam mendistribusikan bola ke barisan penyerang serta menghancurkan pola serangan lawan.


sejak era cantona lah mental juara sudah tertanam dalam permainan united.... belum tentu juga sebuah tim dengan komposisi pemain yang top bisa menjadi juara kalo ga ada mental juara dalam permainan mereka...dan bisa dibilang saat cantona pensiun dari bola which is era keano sebagai kapten dimulai para pemain sudah dibekali dengan mental juara...mereka mengarungi musim yg sedang berjalan sebagai seorang juara yang tentu aja bisa memberikan rasa percaya diri dalam setiap penampilannya....

singkat cerita pencapaian yg diraih keane selama dia menjadi kapten seakan2 tinggal nerusin tongkat estafet aja dimana era cantona-lah yang jadi pondasi..

seperti pepatah cak Iwan, mempertahankan jauh lebih sulit daripada merebut.. Sesuai yang disebutkan sampeyan tongkat estafet memang diserahkan kepada Keano dari Cantona, namun kalau Keano tidak memiliki capability (influence, kepemimpinan, dll) yang lebih baik lagi sebagai suksesor maka bukan tidak mungkin tim yang sudah bermaterikan pemain dengan mental juara menjadi down dan terpuruk.

contoh konkretnya terjadi pada Arsenal yang ditinggal oleh Patrick Vieira, Thierry Henry yang menjadi suksesornya apa pernah membawa The Gunners menjadi juara? Padahal mereka adalah tim yang memegang rekor tidak terkalahkan selama 49 pertandingan - juara pada 03-04 (cmiiw) dimana pada saat itu Vieira as the skipper.

Jadi menurut saya, Keane berhasil melakukan apa yang juga dilakukan Cantona dengan lebih baik, karena ditambah kredit perolehan gelar treble.:dd:dd

Balthazar
10-12-2009, 08:28 AM
DI season 1998/1999, Keane yg sudah sembuh dari cedera, mempersembahkan 3 gelar bergengsi, EPL, FA cup dan UCL.
Salah satu performansi terbaiknya adalah saat melawan Juventus di leg kedua semifinal UCL. Ingat kan saat itu MU ketinggalan 2 gol tapi mampu menang jadi 3-2. Keane mencetak gol pertama MU di pertandingan itu. Gol yg jadi titik kebangkitan MU.

Keane,...motivator hebat di Delle Alpi...tidak ada yg bisa menolaknya, meski sebenarnya peran seorang Giggsy lah yang akhirnya membuat kita lolos...:D

Keane,....1 gol dan akumulasi kartu kuning yang membuat absen di final?
Beruntung kita akhirnya menang di menit2 akhir, jika saja tidak...penyesalan macam absennya Fletcher di Roma bisa saja terjadi. :P





so sebagai seorang suksesor tidak diragukan lagi dia lebih berhasil ketimbang kompatriot nya dan best skipper sebelum nya ERIC CANTONA

5 tahun pengabdian dibanding 12 tahun ?
Tentu saja Keane lebih sukses, apalagi Cantona juga cuman 1 musim mengenakan ban kapten, di mana Keane mengemban ban kapten selama 8 musim. Tapi kalau boleh mengingat waktu satu musim tersebut, tugas ban kapten untuk yg PERTAMA KALI nya diemban oleh pemain yg berasal dari LUAR INGGRIS dan Republik Irlandia sepanjang sejarah kapten di MUFC?!
Bukan pilihan yg hanya ditentukan dalam waktu satu malam saja tentunya.



well, kepindahan Roy Keane yang merupakan gelandang jangkar United, jelas meninggalkan lubang besar di lapangan tengah United.... terbukti, diawal musim 2005/2006, United tampil tidak terlalu mengesankan, bahkan di musim ini untuk pertama kalinya sejak tahun 95/96 (CMIIW) United tidak lolos ke babak 16 besar UCL....
bukan hanya dari segi pencapaian, dari segi skema permainan pun ketidakhadiran Roy Keane sangat terasa, sampai-sampai opa Fergie memaksakan Alan Smith untuk bermain sebagai gelandang....
bahkan, hingga detik ini pun, masih ada beberapa orang yang beranggapan bahwa United masih belum menemukan sosok yang tepat untuk menggantikan Roy Keane.... dalam artian, setelah hampir 5 tahun, nama Roy Keane masih belum terlupakan dari benak pendukung Setan Merah.....

Justru pemain BESAR jika dia meninggalkan suatu klub, maka dia tidak akan membuat GOYAH secara signifikan klub tersebut, kerana dia meninggalkan KEBESARANNYA di klub itu,...dan itu akan menjadi pondasi yg KUAT guna meraih prestasi kedepannya....

dan jika Keane adalah pemain BESAR, maka mengapa kepindahannya justru membuat mantan klubnya limbung? Itu kerana KEBESARANNYA sebagai pemain ikut dibawanya PERGI....

dan mungkin rekan2 di Welsh Wizard bisa memberikan kepada awak pencerahan kenapa Keano sampai pindah/keluar dari MUFC? :geek

sementara Eric Cantona, so far gw belum pernah mendengar ada fans United, terutama di forum ini yang mengatakan bahwa kita belum menemukan pengganti yang sepadan dengan Cantona (CMIIW)... semenjak dia pensiun, banyak sekali striker berbahaya dan (juga) berbakat besar yang ditelurkan United... sebutlah Wayne Rooney, Ole Gunnar Solskjaer, Andy Cole, dan yang paling fenomenal Cristiano Ronaldo...

"I'm NOT a MAN, I'm CANTONA !"...mungkin anda ingat sepenggal frase pada akting Cantona di film "Looking for Eric"....:dd
Itu sudah membuktikan bahwa secara posisi selaku striker (man) Cantona mungkin bisa saja digantikan oleh beberapa nama yg anda sebutkan di atas..., namun selaku pemain yg mampu MERUBAH arah permainan sekaligus bagaimana memancararkan KHARISMA yang sekuat Cantona di lapangan bahkan seisi stadion?......anda boleh menambahkan lagi deretan nama di atas deh,...kali aja ada yg terlewat...:dd,...:P

pensiunnya Eric Cantona juga tidak terlalu berdampak besar bagi skuad United... kalaupun ada dampaknya, tidak sebesar dampak yang timbul ketika Roy Keane meninggalkan United....

sudah awak jelaskan di atas, keduanya pemain BESAR di MUFC,...namun siapa yg membawa KEBESARANNYA pergi dari OT ? Bukan Cantona orangnya. :salam


*postingan ke 22 di room utama....

ah, kok jadi mirip bendera di stretford end ini yak?...(bertambah dan terus bertambah....:hail)
http://i32.tinypic.com/9t21x4.jpg

:P

tunggu dulu wan klo mw bicara gelar memang dibawah kepemimpinan Cantona united mulai berjaya tp klo bicara konsistensi menjaga gelar tersebut keane lah aktor utama nya...

Semua orang punya peran dan fungsi masing2 pam,...yang jelas dengan musim sebelumnya membawa Leeds juara First Division telah ditularkan kepada sebuah tim besar yg telah tidak lagi merasakan juara liga selama 26 tahun....

Cantona membawa kejayaan itu kembali,...that's the FACT! Uniknya dua klub yg dia bela (Leeds & MUFC) dibawanya menjadi juara dalam tempo 2 musim berturut-turut...:bravo,

Itu unik apa fenomenal alias hebat yak?...:dd,...:P

dah satu hal yg belum bisa dilakukan cantona adalah membawa United meraih gelar UCL suatu hal yg membuktikan jika United bukan hanya "jago kandang"

Fakta kehebatan Keano, yang tidak Cantona bisa lakukan,...:hail
Meski di final hampir saja kalah dan sang pemegang peran utama malah absen,...:ompong



Peran Keano di United sudah tidak terbantahkan lagi, seorang pemimpin yang inspiratif, mempunyai tackle yang baik, stamina yang tinggi dan ciamik dalam mendistribusikan bola ke barisan penyerang serta menghancurkan pola serangan lawan.

Mirip dengan peran komandan peleton galak yang membangkitkan semangat kopral2nya yang mulai kepayahan dan luka2 di medan laga,...

NAMUN,....

tidak memberikan efek sebesar kehadiran seorang jenderal yang turut maju ke garis depan dan menepuk pundak disertai senyuman kecil pada serdadunya yang sudah kehilangan kaki guna kembali mengangkat senjata dan berjuang bersama (apapun hasil akhirnya) layaknya Napoleon Bonaparte di pertempuran Waterloo.

:hail

MaleSoccer
10-12-2009, 09:29 AM
seperti pepatah cak Iwan, mempertahankan jauh lebih sulit daripada merebut.. Sesuai yang disebutkan sampeyan tongkat estafet memang diserahkan kepada Keano dari Cantona, namun kalau Keano tidak memiliki capability (influence, kepemimpinan, dll) yang lebih baik lagi sebagai suksesor maka bukan tidak mungkin tim yang sudah bermaterikan pemain dengan mental juara menjadi down dan terpuruk.

contoh konkretnya terjadi pada Arsenal yang ditinggal oleh Patrick Vieira, Thierry Henry yang menjadi suksesornya apa pernah membawa The Gunners menjadi juara? Padahal mereka adalah tim yang memegang rekor tidak terkalahkan selama 49 pertandingan - juara pada 03-04 (cmiiw) dimana pada saat itu Vieira as the skipper.

Jadi menurut saya, Keane berhasil melakukan apa yang juga dilakukan Cantona dengan lebih baik, karena ditambah kredit perolehan gelar treble.:dd:dd

Kalo dari sisi gw pencapaian seorang keano bukan merupakan usaha mempertahankan yang notabene lebih sulit daripada merebut...

Namun lebih kearah menuai hasil dari benih yang ditabur dan dirawat dengan baik...

musim 98/99 dimana dianggap era kejayan united dengan raihan treble-nya pada saat itu terlihat sangat kompak dan dihuni banyak pemain yang berada di puncak keemasannya terutama dari punggawa class of 92...

Bisa dibilang sejak Cantona meretas karir di United merupakan masa transisi... banyak pemain besar mulai digantikan oleh para youngster dengan prospek cerah....tercatat capt marvel, bruce - pally, ince, hughes bahkan kanchelskis pun dilego guna menanamkan bibit yg akan dituai kematangannya di kemudian hari semacam giggs, beckham, scholes, duo neville, butt...

Dan disinilah kewibawaan seorang cantona benar2 menjadi mentor yang sempurna untuk menanamkan mental juara kepada mereka

Hasilnya....seperti yang cak bal bilang...seorang cantona telah mewariskan mental juara dan mental pemenang kepada tim, sehingga dengan kepergiannya tidak membuat stabilitas tim goyah (ini juga menjawab postingan bang bombom soal transisi vieira - henry), dan bisa dibilang sepeninggal cantona era keane tinggal menunggu hasil yang diperoleh benar2 matang yg berwujud gelar treble yang memang merupakan pencapaian luar biasa...

pampam
10-12-2009, 10:32 AM
Kalo dari sisi gw pencapaian seorang keano bukan merupakan usaha mempertahankan yang notabene lebih sulit daripada merebut...

Namun lebih kearah menuai hasil dari benih yang ditabur dan dirawat dengan baik...

musim 98/99 dimana dianggap era kejayan united dengan raihan treble-nya pada saat itu terlihat sangat kompak dan dihuni banyak pemain yang berada di puncak keemasannya terutama dari punggawa class of 92...

Bisa dibilang sejak Cantona meretas karir di United merupakan masa transisi... banyak pemain besar mulai digantikan oleh para youngster dengan prospek cerah....tercatat capt marvel, bruce - pally, ince, hughes bahkan kanchelskis pun dilego guna menanamkan bibit yg akan dituai kematangannya di kemudian hari semacam giggs, beckham, scholes, duo neville, butt...

Dan disinilah kewibawaan seorang cantona benar2 menjadi mentor yang sempurna untuk menanamkan mental juara kepada mereka

Hasilnya....seperti yang cak bal bilang...seorang cantona telah mewariskan mental juara dan mental pemenang kepada tim, sehingga dengan kepergiannya tidak membuat stabilitas tim goyah (ini juga menjawab postingan bang bombom soal transisi vieira - henry), dan bisa dibilang sepeninggal cantona era keane tinggal menunggu hasil yang diperoleh benar2 matang yg berwujud gelar treble yang memang merupakan pencapaian luar biasa...

ga ada jaminan seorang pemain pergi lalu meninggal kan tim bermental juara?? suatu organisasi baik klub sepakbola sekalipun setiap kepergian seorang Jenderal besar pasti nya akan kehilangan dan membuat organisasi tersebut kehilangan arah tujuan..

bukti nya begitu peralihan skipper dr cantona ke keane United tidak juara EPL yaitu season 97-98 :harakiri..harus nya jika memang seperti cak bal dan cak iwan bilang cantona bisa meninggalkan mental juara pasca kepergiannya, season 97-98 kita tidak kehilangan gelar EPL :kedua

keberhasilan class of 92 bukan karena peninggalan mental juara yg ditinggalkan cantona tp lebih kepada kebersamaan mereka sejak junior....toh secara reguler mereka bermain bersama cantona hanya 1 tahun yaitu sejak 96 CMIIW...so apakah jangka waktu setahun cukup untuk menularkan mental juara??

justru disinilah peran besar Keane memimpin pasukan muda yg memang sudah kompak sejak junior...dan seperti seorang nakhkoda membawa "bahtera" united ke jalur yang benar :hail

MaleSoccer
10-12-2009, 11:28 AM
ga ada jaminan seorang pemain pergi lalu meninggal kan tim bermental juara?? suatu organisasi baik klub sepakbola sekalipun setiap kepergian seorang Jenderal besar pasti nya akan kehilangan dan membuat organisasi tersebut kehilangan arah tujuan..

bukti nya begitu peralihan skipper dr cantona ke keane United tidak juara EPL yaitu season 97-98 :harakiri..harus nya jika memang seperti cak bal dan cak iwan bilang cantona bisa meninggalkan mental juara pasca kepergiannya, season 97-98 kita tidak kehilangan gelar EPL :kedua

keberhasilan class of 92 bukan karena peninggalan mental juara yg ditinggalkan cantona tp lebih kepada kebersamaan mereka sejak junior....toh secara reguler mereka bermain bersama cantona hanya 1 tahun yaitu sejak 96 CMIIW...so apakah jangka waktu setahun cukup untuk menularkan mental juara??

justru disinilah peran besar Keane memimpin pasukan muda yg memang sudah kompak sejak junior...dan seperti seorang nakhkoda membawa "bahtera" united ke jalur yang benar :hail

97/98 musim pertama secara penuh wenger menukangi di highbury....man from nowhere yang mengusik ketenangan SAF dengan transfer briliannya mendatangkan overmars, petit & anelka... yang saat itu bener2 jadi tulang punggung the gunners.. ditambah sedang moncer2nya the non flying dutchman yg akhirnya memperoleh gelar player of the year

Musim 97/98 berakhir dengan united finish di peringkat 2 dengan hanya selisih 1 poin....memiliki agresivitas gol terbaik, angka kebobolan paling sedikit....Dan Arsenal baru bisa mengunci gelar di 2 pekan terakhir...ditambah lagi united mengikuti satu kompetisi lebih banyak dibandingkan arsenal karena harus berlaga di champions league sampai babak perempat final....jadi buat gw mereka layak tetap diperlakukan sebagai juara :P

kalo dilihat dari fakta diatas, dengan komposisi pemain yang didominasi oleh pemain yg masih muda buat gw itu bukan merupakan sebuah kegagalan, mereka sudah menampilkan yang terbaik dan sama sekali ga menunjukkan kalo mereka kehilangan arah selepas kepergian sang jenderal....kecuali kalo hasil akhir dipandang lebih penting daripada proses yang terjadi...

Soal penampilan reguler class of 92 dengan cantona kalo gw ga salah data seh
94/95 : Giggs (29), G. Neville (18), Butt (22), Scholes (18), Becks (4)
95/96 : Giggs (33), Butt (32), G. Neville (31), Becks (33), P. Neville (24), Scholes (26)
96/97 : Becks (36), Neville (31), Giggs (26), Butt (26), Scholes (24), P. Neville (18)

dari data diatas rasanya kurang tepat kalo dibilang mereka hanya merasakan berada di reguler first team di tahun terakhir keberadaan cantona....

Dan yang perlu diperhatikan tuh season 95/96 yg dikenal sebagai "one of the most spectacular comebacks in history." Sebelum juara diakhir musim united sempat tertinggal 12 poin dari newcastle di bulan januari...yg menunjukkan bahwa mental juara bener2 ada di skuad united terlebih lagi kalo melihat fakta bahwa musim ini adalah kembalinya cantona ke lapangan setelah hukuman 9 bulan atas kasus kung-fu kick...

That's why no wonder There's Only One King...:salam

pampam
10-12-2009, 11:57 AM
97/98 musim pertama secara penuh wenger menukangi di highbury....man from nowhere yang mengusik ketenangan SAF dengan transfer briliannya mendatangkan overmars, petit & anelka... yang saat itu bener2 jadi tulang punggung the gunners.. ditambah sedang moncer2nya the non flying dutchman yg akhirnya memperoleh gelar player of the year

Musim 97/98 berakhir dengan united finish di peringkat 2 dengan hanya selisih 1 poin....memiliki agresivitas gol terbaik, angka kebobolan paling sedikit....Dan Arsenal baru bisa mengunci gelar di 2 pekan terakhir...ditambah lagi united mengikuti satu kompetisi lebih banyak dibandingkan arsenal karena harus berlaga di champions league sampai babak perempat final....jadi buat gw mereka layak tetap diperlakukan sebagai juara :P

kalo dilihat dari fakta diatas, dengan komposisi pemain yang didominasi oleh pemain yg masih muda buat gw itu bukan merupakan sebuah kegagalan, mereka sudah menampilkan yang terbaik dan sama sekali ga menunjukkan kalo mereka kehilangan arah selepas kepergian sang jenderal....kecuali kalo hasil akhir dipandang lebih penting daripada proses yang terjadi...

Soal penampilan reguler class of 92 dengan cantona kalo gw ga salah data seh
94/95 : Giggs (29), G. Neville (18), Butt (22), Scholes (18), Becks (4)
95/96 : Giggs (33), Butt (32), G. Neville (31), Becks (33), P. Neville (24), Scholes (26)
96/97 : Becks (36), Neville (31), Giggs (26), Butt (26), Scholes (24), P. Neville (18)

dari data diatas rasanya kurang tepat kalo dibilang mereka hanya merasakan berada di reguler first team di tahun terakhir keberadaan cantona....

Dan yang perlu diperhatikan tuh season 95/96 yg dikenal sebagai "one of the most spectacular comebacks in history." Sebelum juara diakhir musim united sempat tertinggal 12 poin dari newcastle di bulan januari...yg menunjukkan bahwa mental juara bener2 ada di skuad united terlebih lagi kalo melihat fakta bahwa musim ini adalah kembalinya cantona ke lapangan setelah hukuman 9 bulan atas kasus kung-fu kick...

That's why no wonder There's Only One King...:salam

thanks atas koreksi dan data nya...:salam

Nah apalagi dengan data diatas itu cukup menegaskan kehilangan seorang cantona yg notabene sama dengan pemimpin lainnya...kenapa jika memang tim bermental juara hasil peninggalan sang pemimpin bs kalah dengan man from nowhere?? walaupun cuma ketinggalan 1 point di akhir musim tp tetap saja itu sebuah kegagalan dalam masa transisi..ini bukti bahwa cantona sama dengan pemimpin lain setiap kepergiannya pasti ada transisi sebelum datang nya pengganti yg lebih baik....

toh bukti nya di tahun berikut nya ketika Roy Keane sudah membuktikan diri nya dengan United bs membalikkan keadaan dengan mengungguli Arsenal 1 point hingga meraih treble dan mempertahankan EPL hingga 3 tahun berturut turut....

nah kembali ke judul utama ini Best Skipper sebenar nya kepiawaian cantona hanyalah sebagai seorang striker layak nya Ronaldo tp bicara kepemimpinan alias captain saat itu....Captain Marvel lah yg membawa kejayaan untuk United setelah 26 tahun dan dari buku autobiography nya si Keane hal yg membuat keane bisa menjadi seorang captain yg hebat adalah terinspirasi dari seorang Bryan Robson...so sebenar nya captain yg memberikan influence pada tahun2 cantona jaya adalah Bryan Robson...

when United overturned a 2–0 deficit at Maine Road to beat Manchester City 3–2. He had soon established himself as a permanent fixture in Alex Ferguson's side, and by the end of the season he had won his first trophy as a professional as United retained their Premier League title in May. Two weeks later, Keane broke his Wembley losing streak by helping United to a 4–0 victory over Chelsea in the FA Cup Final, sealing the club's first ever Double.
nah ini kutipan dr mbah wiki ttg Roy Keane...Double pertama yg diraih united berhasil diraih ketika Roy Keane sudah menjadi bagian tim utama united...:hail

jadi buat gw skipper terbaik yang pernah dimiliki united adalah Roy Keane :salam

RH20
10-12-2009, 04:30 PM
sedangkan postingan bro onal....well dia menjelaskan kehilangan seorang keane sangat terasa sebagai jangkar united yg meninggalkan lubang besar dan belum bisa digantikan bahkan menurut bro onal hingga saat ini sekalipun, sedangkan cantona sudah bisa digantikan oleh barisn penyerang yg lebih mematikan...

so klo gw ngliat yg dibahas bro onal disini adalah mengenai role play...???
bukan masalah kepemimpinan seorang kapten???

Bro onal menganggap kita belum menemukan pengganti keane untuk apa? klo gw bilang pengganti yang bisa berperan sebagai jangkar yg mumpuni seperti halnya keane...jadi bukan figur seorang keane sbg kapten yg dicari..

Wayne Rooney, Ole Gunnar Solskjaer, Andy Cole, dan yang paling fenomenal Cristiano Ronaldo itu nama2 yg disebut bro onal bisa menggantikan cantona,?? so pertanyaan saya simple neh menggantikan apa?? klo gw sih nangkepnya menggantikan cantona hanya sebagai striker united...

yup, itu dari segi role play aja.... ga ada salahnya nyinggung sedikit dari segi role play juga kan??? :P
Cantona udah bisa digantikan oleh pemain-pemain yang gw sebut diatas....
sementara Roy Keane, IMO so far belum ada yang bisa menggantikan peran dia....
so, dari situ aja udah kelihatan loh kalo Roy Keane lebih spesial daripada Cantona, karena ga sembarangan orang bisa cocok untuk menempati posisinya.... :P




Justru pemain BESAR jika dia meninggalkan suatu klub, maka dia tidak akan membuat GOYAH secara signifikan klub tersebut, kerana dia meninggalkan KEBESARANNYA di klub itu,...dan itu akan menjadi pondasi yg KUAT guna meraih prestasi kedepannya....

dan jika Keane adalah pemain BESAR, maka mengapa kepindahannya justru membuat mantan klubnya limbung? Itu kerana KEBESARANNYA sebagai pemain ikut dibawanya PERGI....

ga kebalik nih bro????
IMO, seorang pemain yang besar, ketika dia pergi, pasti akan ada lubang yang ditinggalkan, karena kebesarannya tersebut.....
that's why dalam strategi pertempuran, orang pertama yang harus dihabisi adalah jendral/pemimpinnya, sebab dengan menghabisi pemimpinnya (yang tentu saja mempunyai kharisma dan pengaruh yang besar dalam pasukan), pastilah akan meninggalkan ketimpangan di kubu musuh tersebut dan akan membuat mental pasukan drop....
so, wajar donk kalo kepergian Keano membuat klubnya limbung... hal tersebut menunjukkan bahwa Keano adalah seorang pemain yang besar, yang tidak dapat digantikan oleh pemain lain dalam waktu yang singkat...

kalo cak Bal mengatakan bahwa kepergian Cantona tidak membuat skuad United limbung, IMO karena ada 2 kemungkinan, yang pertama karena penggantinya (Keano) lebih besar dari skipper terdahulu, atau karena Cantona bukan pemain yang besar seperti yang digembar-gemborkan, makanya kepergiannya tidak membuat United limbung.... :P




"I'm NOT a MAN, I'm CANTONA !"...mungkin anda ingat sepenggal frase pada akting Cantona di film "Looking for Eric"....:dd
Itu sudah membuktikan bahwa secara posisi selaku striker (man) Cantona mungkin bisa saja digantikan oleh beberapa nama yg anda sebutkan di atas..., namun selaku pemain yg mampu MERUBAH arah permainan sekaligus bagaimana memancararkan KHARISMA yang sekuat Cantona di lapangan bahkan seisi stadion?......anda boleh menambahkan lagi deretan nama di atas deh,...kali aja ada yg terlewat...:dd,...:P

kalo pemain yang mampu MERUBAH arah permainan, IMO Cristiano Ronaldo bisa melakukan hal tersebut.... Ryan Giggs juga bisa, ingatkan di suatu pertandingan (gw lupa pertandingan lawan apa dan kapan) ketika United sudah ketinggalan dan opa Fergie memutuskan memasukkan Giggs, terbukti setelah masuknya Giggs permainan United bisa berubah dan bahkan pada akhirnya United bisa meraih kemenangan... :d
mengenai KHARISMA, Roy Keane juga punya kharisma koq.... bahkan kharismanya ga kalah dibandingkan dengan Cantona....



Semua orang punya peran dan fungsi masing2 pam,...yang jelas dengan musim sebelumnya membawa Leeds juara First Division telah ditularkan kepada sebuah tim besar yg telah tidak lagi merasakan juara liga selama 26 tahun....

Cantona membawa kejayaan itu kembali,...that's the FACT! Uniknya dua klub yg dia bela (Leeds & MUFC) dibawanya menjadi juara dalam tempo 2 musim berturut-turut...:bravo,

Itu unik apa fenomenal alias hebat yak?...:dd,...:P



Fakta kehebatan Keano, yang tidak Cantona bisa lakukan,...:hail
Meski di final hampir saja kalah dan sang pemegang peran utama malah absen,...:ompong

kalo begitu cak Bal mengakui donk bahwa Keano lebih hebat daripada Cantona???? :ompong






Hasilnya....seperti yang cak bal bilang...seorang cantona telah mewariskan mental juara dan mental pemenang kepada tim, sehingga dengan kepergiannya tidak membuat stabilitas tim goyah (ini juga menjawab postingan bang bombom soal transisi vieira - henry), dan bisa dibilang sepeninggal cantona era keane tinggal menunggu hasil yang diperoleh benar2 matang yg berwujud gelar treble yang memang merupakan pencapaian luar biasa...
IMO mengenai mental juara dan mental pemenang, bukan mutlak merupakan andil dari seorang kapten.... pelatih pun punya andil dalam membangun mental juara dan mental pemenang kepada seorang pemain....
jadi, dalam hal ini ga bisa diklaim mentah-mentah bahwa mental juara yang dimiliki oleh pemain United saat itu merupakan buah jerih payah Eric Cantona, melainkan harus dilihatu juga jerih payah dari opa Fergie.... :s

lagipula, gw setuju dengan postingan rekan PamPam,
keberhasilan class of 92 bukan karena peninggalan mental juara yg ditinggalkan cantona tp lebih kepada kebersamaan mereka sejak junior....


bahwa keberhasilan class of 92 bukan karena mental juara yang ditinggalkan oleh Cantona, tapi lebih kepada kebersamaan yang telah terbangun antara mereka, dan juga jerih payah dari staf pelatih serta terutama opa Fergie dalam mendidik dan melatih mereka....



*postingan ke-24 di room utama....

Rizky Firmansyah
11-12-2009, 02:56 AM
Keane,...motivator hebat di Delle Alpi...tidak ada yg bisa menolaknya, meski sebenarnya peran seorang Giggsy lah yang akhirnya membuat kita lolos...:D
setuju dong cak Bal kalo influence serta bagaimana seorang kapten dapat menunjukkan sikap pantang menyerah dari Keano sangat kentara, sehingga para pemain merasa asanya hidup kembali dan hasilnya duet Cole-Yorke berhasil mencetak gol ke2 dan ke 3 United di Delle Alpi dan membawa United ke Nou Camp...


5 tahun pengabdian dibanding 12 tahun ?
Tentu saja Keane lebih sukses, apalagi Cantona juga cuman 1 musim mengenakan ban kapten, di mana Keane mengemban ban kapten selama 8 musim. Tapi kalau boleh mengingat waktu satu musim tersebut, tugas ban kapten untuk yg PERTAMA KALI nya diemban oleh pemain yg berasal dari LUAR INGGRIS dan Republik Irlandia sepanjang sejarah kapten di MUFC?!
Bukan pilihan yg hanya ditentukan dalam waktu satu malam saja tentunya.

Cantona memang kapten pertama dari luar Inggris dan Rep. Irlandia, namun ketika SAF mengembalikan kepercayaan tersebut kepada pemain Irish, apakah terjadi miss appointed? Bahkan tanpa ragu SAF menunjuk Keano pasca Cantona sebagai the next captain. Hasilnya tidak keliru dan Roy Keane pun menjadi kapten United yang HINGGA SAAT INI merupakan kapten dengan PEROLEHAN GELAR TERBANYAK. :P :united


Soal penampilan reguler class of 92 dengan cantona kalo gw ga salah data seh
94/95 : Giggs (29), G. Neville (18), Butt (22), Scholes (18), Becks (4)
95/96 : Giggs (33), Butt (32), G. Neville (31), Becks (33), P. Neville (24), Scholes (26)
96/97 : Becks (36), Neville (31), Giggs (26), Butt (26), Scholes (24), P. Neville (18)

dari data diatas rasanya kurang tepat kalo dibilang mereka hanya merasakan berada di reguler first team di tahun terakhir keberadaan cantona....

dan berkat data ini pula, kita dapat mengasumsikan kalau the Class of 92 bukan hanya mendapatkan mental juara dari seorang Cantona, karena pada range tahun 1994 - 1996 United masih diperkuat oleh Steve Bruce, Mark Hughes, Brian McClair, Paul Ince, Lee Sharp, dll. Pemain-pemain senior tersebut dapat diamini juga memiliki mental juara yang mungkin ditularkan kepada junior-junior mereka dan ketika Cantona kembali dari hukuman 9 bulan untuk memimpin mereka, sedikit banyak mereka sudah mempunyai mental tersebut.:d :d


Dan yang perlu diperhatikan tuh season 95/96 yg dikenal sebagai "one of the most spectacular comebacks in history." Sebelum juara diakhir musim united sempat tertinggal 12 poin dari newcastle di bulan januari...yg menunjukkan bahwa mental juara bener2 ada di skuad united terlebih lagi kalo melihat fakta bahwa musim ini adalah kembalinya cantona ke lapangan setelah hukuman 9 bulan atas kasus kung-fu kick...

:hail :hail

Balthazar
11-12-2009, 11:55 AM
yup, itu dari segi role play aja.... ga ada salahnya nyinggung sedikit dari segi role play juga kan??? :P

Ya ndak relevan lah kalo bandingannya ke role play selaku striker, wong yg kita bicarakan di sini adalah peran Cantona maupun Keane sebagai PEMIMPIN di lapangan...:hipnotis

Cantona udah bisa digantikan oleh pemain-pemain yang gw sebut diatas....

Benarkah?...:siul
Secara kharismanya?.....atau cuman urusan tendang bola ke gawang lawan?...

sementara Roy Keane, IMO so far belum ada yang bisa menggantikan peran dia....

Pergantian dari Keane ke Neville mungkin bisa dirasakan oleh banyak fans MUFC 'belum sebanding'. Tapi jika anda kembali menyinggung masalah role play lagi,...coba buka mata lebar2 akan apa yang Darren Fletcher perbuat buat tim dalam 2 musim terakhir....

Hanya ada SATU pemain hebat macam Charlton, Best, Cantona, Beckham, Keane dll.....namun akan banyak bintang BESAR akan hadir di masa mendatang....

Life MUST Go ON,...don't put your arms around a MEMORY (only)....

so, dari situ aja udah kelihatan loh kalo Roy Keane lebih spesial daripada Cantona, karena ga sembarangan orang bisa cocok untuk menempati posisinya.... :P

Keane dan Cantona sama2 pemain BESAR di MUFC,....itu FAKTANYA!
Tapi Keane lebih spesial dari Cantona?....jangan bercanda kawan....:ompong

:P


ga kebalik nih bro????
IMO, seorang pemain yang besar, ketika dia pergi, pasti akan ada lubang yang ditinggalkan, karena kebesarannya tersebut.....

Ndak terbalik kok, mungkin kacamata kita saja yg berbeda....:ompong
Cantona pergi dengan meninggalkan nama besar, kharisma dan segala kebesarannya di OT hingga saat ini.....don't you realize that?! :hipnotis

that's why dalam strategi pertempuran, orang pertama yang harus dihabisi adalah jendral/pemimpinnya, sebab dengan menghabisi pemimpinnya (yang tentu saja mempunyai kharisma dan pengaruh yang besar dalam pasukan), pastilah akan meninggalkan ketimpangan di kubu musuh tersebut dan akan membuat mental pasukan drop....

Ya kalo jendralnya yg harus dihabisi duluan,...maka akan terjadi pertempuran yang tidak fair alias strategi hina dina bakalan dilakukan, kerana hanya mengandalkan unit pembunuh khusus buat menghabisi jenderalnya....
Trus tentara dan senjata mu yang sedemikian banyak buat apa?...

so, wajar donk kalo kepergian Keano membuat klubnya limbung... hal tersebut menunjukkan bahwa Keano adalah seorang pemain yang besar, yang tidak dapat digantikan oleh pemain lain dalam waktu yang singkat...

Kehebatan Keano yang harus diakui, namun juga merupakan suatu kelemahan yang nyata dari seorang Keano yang tidak mampu menurunkan 'ilmunya' dg cepat ke para pemain junior2nya....:kringet

kalo cak Bal mengatakan bahwa kepergian Cantona tidak membuat skuad United limbung, IMO karena ada 2 kemungkinan, yang pertama karena penggantinya (Keano) lebih besar dari skipper terdahulu,

:geli...
suksesor yang terlibat 'kejadian penting' dengan Alf-Inge Haaland yang membuatnya harus absen mulai awal2 musim masa tugasnya sebagai kapten MUFC dan akhirnya harus merelakan Highbury berpesta di akhir musim?....:geli
Di mana letak lebih besarnya?!....

atau karena Cantona bukan pemain yang besar seperti yang digembar-gemborkan, makanya kepergiannya tidak membuat United limbung.... :P

Memangnya seorang Cantona perlu gembar-gembor buat menegaskan jika dia adalah pemain besar?...:gila

Mengenakan # 7 mulai 1992-1997 dengan membangun pondasi kebesaran skuad MUFC setelah terbenam selama 26 tahun hingga seorang Captain Marvel pun tidak mampu meraihnya walau dia adalah salah satu dari pemakai #7 paling fenomenal dalam sejarah perjalanan tim yg dulunya bernama Newton Heath ini. Anda mengerti arti #7 kan dalam skuad MUFC?!....:malu


kalo pemain yang mampu MERUBAH arah permainan, IMO Cristiano Ronaldo bisa melakukan hal tersebut.... Ryan Giggs juga bisa, ingatkan di suatu pertandingan (gw lupa pertandingan lawan apa dan kapan) ketika United sudah ketinggalan dan opa Fergie memutuskan memasukkan Giggs, terbukti setelah masuknya Giggs permainan United bisa berubah dan bahkan pada akhirnya United bisa meraih kemenangan... :d

Bukankah itu bukti Giggs belajar dari seorang JUARA macam Cantona?...:D

mengenai KHARISMA, Roy Keane juga punya kharisma koq.... bahkan kharismanya ga kalah dibandingkan dengan Cantona....

Sama berkharisma nya, namun beda nilainya.....
baca postingan awak ttg komandan peleton dan jenderal di atas.....

kalo begitu cak Bal mengakui donk bahwa Keano lebih hebat daripada Cantona???? :ompong

Dari raihan gelar UCL?...iya, tapi cukup sampai di situ saja sih.....

IMO mengenai mental juara dan mental pemenang, bukan mutlak merupakan andil dari seorang kapten.... pelatih pun punya andil dalam membangun mental juara dan mental pemenang kepada seorang pemain....
jadi, dalam hal ini ga bisa diklaim mentah-mentah bahwa mental juara yang dimiliki oleh pemain United saat itu merupakan buah jerih payah Eric Cantona, melainkan harus dilihatu juga jerih payah dari opa Fergie.... :s

lagipula, gw setuju dengan postingan rekan PamPam,

bahwa keberhasilan class of 92 bukan karena mental juara yang ditinggalkan oleh Cantona, tapi lebih kepada kebersamaan yang telah terbangun antara mereka, dan juga jerih payah dari staf pelatih serta terutama opa Fergie dalam mendidik dan melatih mereka....

Wah debatnya jadi berakhir deh jikalau begini .....:mentok

Jika begitu tidak bisa dipilih mana yg lebih besar antara Cantona dg Keane....kerana AIG....


Alex Is God.....

:duduk

Balthazar
11-12-2009, 11:55 AM
setuju dong cak Bal kalo influence serta bagaimana seorang kapten dapat menunjukkan sikap pantang menyerah dari Keano sangat kentara, sehingga para pemain merasa asanya hidup kembali dan hasilnya duet Cole-Yorke berhasil mencetak gol ke2 dan ke 3 United di Delle Alpi dan membawa United ke Nou Camp...

Setuju, buat kasus UCL ini to?....tapi tidak lebih dari itu....:malu


Cantona memang kapten pertama dari luar Inggris dan Rep. Irlandia, namun ketika SAF mengembalikan kepercayaan tersebut kepada pemain Irish, apakah terjadi miss appointed? Bahkan tanpa ragu SAF menunjuk Keano pasca Cantona sebagai the next captain. Hasilnya tidak keliru dan Roy Keane pun menjadi kapten United yang HINGGA SAAT INI merupakan kapten dengan PEROLEHAN GELAR TERBANYAK. :P :united

Tidak keliru?...benar, siapa dulu pendahulunya?!....:ompong...:P
Bakat Keano guna menjadi The Guvernor di lini tengah United sudah terlihat keika dia mampu mengisi pos yg ditinggalkan mantan pemain MUFC yg sempat menjuluki dirinya sebagai The Guvernor dahulu....Namun mengapa tidak dia saja yg dipilih oleh SAF sejak waktu itu?...kenapa harus menunggu Bruce dan bahkan seorang Cantona juga?!....

Masalah gelar terbanyak?....ya balik lagi ke 5 tahun pengabdian dibandingkan 12 tahun pengabdian lah.....



dan berkat data ini pula, kita dapat mengasumsikan kalau the Class of 92 bukan hanya mendapatkan mental juara dari seorang Cantona, karena pada range tahun 1994 - 1996 United masih diperkuat oleh Steve Bruce, Mark Hughes, Brian McClair, Paul Ince, Lee Sharp, dll. Pemain-pemain senior tersebut dapat diamini juga memiliki mental juara yang mungkin ditularkan kepada junior-junior mereka dan ketika Cantona kembali dari hukuman 9 bulan untuk memimpin mereka, sedikit banyak mereka sudah mempunyai mental tersebut.:d :d

Lantas kenapa harus menunggu seorang eks striker Leeds United dg bandrol 1.2 million guna mengakhiri 26 tahun masa suram kita?! Dan kembali direbutnya lagi buat MUFC setelah masa hukumannya yg 9 bulan itu?!..

:geli

Rizky Firmansyah
11-12-2009, 09:16 PM
Setuju, buat kasus UCL ini to?....tapi tidak lebih dari itu....:malu

tapi sampai saat ini adakah ukuran pencapaian yang lebih hebat daripada meraih treble winners? :d :d

tapi biar gak penasaran, ta' kasih contoh lainnya mungkin ketika tahun 1999-2000 (cmiiw, beneran gak bgitu inget) dimana kemenangan inspiratif United ketika melawan Arsenal, Roy Keane berhasil mencetak 2 goal setelah tertinggal terlebih dahulu 1-0 dan membungkan tim gudang peluru tersebut. Yang menambah kepercayaan diri anak2 United sehingga berhasil memenangkan pertandingan demi pertandingan. Bahkan United berhasil menjuarai Premier League dengan selisih 18 poin dengan peringkat kedua (Arsenal), pencapaian lainnya yang tidak dapat dilakukan Cantona semasa dia menjabat captain MU.


Tidak keliru?...benar, siapa dulu pendahulunya?!....:ompong...:P
Bakat Keano guna menjadi The Guvernor di lini tengah United sudah terlihat keika dia mampu mengisi pos yg ditinggalkan mantan pemain MUFC yg sempat menjuluki dirinya sebagai The Guvernor dahulu....Namun mengapa tidak dia saja yg dipilih oleh SAF sejak waktu itu?...kenapa harus menunggu Bruce dan bahkan seorang Cantona juga?!....

Dalam penentuan/pemilihan seorang kapten, IMO, para pelatih biasanya memasukkan faktor senioritas dan faktor itulah mungkin yang menjadi salah satu indikator pemilihan kapten, buktinya United juga tidak menunjuk Cantona menjadi kapten di musim kedua dan ketiga dia di OT. Ban kapten baru diberikan ketika Steve Bruce hengkang ke Birmingham (cmiiw). Begitu juga halnya dengan Keano.:lulus

Lantas kenapa harus menunggu seorang eks striker Leeds United dg bandrol 1.2 million guna mengakhiri 26 tahun masa suram kita?! Dan kembali direbutnya lagi buat MUFC setelah masa hukumannya yg 9 bulan itu?!..

:geli

apakah menurut cak Bal pergantian ban kapten di setiap musimnya akan membawa pengaruh baik bagi keutuhan dan kekompakan tim?

I don't think so...:geli

RH20
11-12-2009, 10:56 PM
Benarkah?...
Secara kharismanya?.....atau cuman urusan tendang bola ke gawang lawan?...

nama yang gw sebut sebelumnya jelas unggul dari segi role play....
tapi dari segi kharisma, Roy Keane juga ga kalah dari Eric Cantona.... :dd




Pergantian dari Keane ke Neville mungkin bisa dirasakan oleh banyak fans MUFC 'belum sebanding'. Tapi jika anda kembali menyinggung masalah role play lagi,...coba buka mata lebar2 akan apa yang Darren Fletcher perbuat buat tim dalam 2 musim terakhir....
yakin nih cak kalo Darren Fletcher bisa dikatakan melebihi atau minimal menyamai kualitas dari seorang Roy Keane??? :dd




:geli...
suksesor yang terlibat 'kejadian penting' dengan Alf-Inge Haaland yang membuatnya harus absen mulai awal2 musim masa tugasnya sebagai kapten MUFC dan akhirnya harus merelakan Highbury berpesta di akhir musim?....:geli
Di mana letak lebih besarnya?!....
wajarlah jika seseorang berbuat kesalahan, toh bagaimanapun juga dia masih tetap manusia yang ga sempurna....
Cantona juga pernah demikian toh, menendang seorang fans Crystal Palace yang membuatnya harus absen sehingga pada akhirnya gelar juara harus direlakan berpindah ke tangan Blackburn... :d




Bukankah itu bukti Giggs belajar dari seorang JUARA macam Cantona?...:D

bukan hanya dari Cantona saja Ryan Giggs bisa belajar....
dari pemain senior lain macam Bryan Robson, Mark Hughes, Paul Ince, bahkan dari seorang Roy Keane pun bisa dijadikan bahan pembelajaran bagi Ryan Giggs....




Dari raihan gelar UCL?...iya, tapi cukup sampai di situ saja sih.....

tapi setidaknya cak Bal setuju kan kalo Roy Keane lebih hebat dari Eric Cantona???? walaupun hanya dari raihan gelar UCL.... :ompong




Ya ndak relevan lah kalo bandingannya ke role play selaku striker, wong yg kita bicarakan di sini adalah peran Cantona maupun Keane sebagai PEMIMPIN di lapangan...:hipnotis

ok, sebagai seorang pemimpin, salah satu aspek yang harus dimiliki adalah motivasi. Pemimpin diharapkan mampu memotivasi tim yang dipimpinnya maupun pemain lainnya secara personal, bukan hanya dalam jangka waktu singkat, tapi juga dalam jangka waktu panjang...
mengenai motivasi ini sendiri, Roy Keane mampu melakukannya dengan baik kepada Darren Fletcher....
gw pernah baca di sebuah majalah, bahwa diawal kedatangannya, ketika Darren Fletcher bermain sangat buruk, Roy Keane dengan berani dan lantang 'memotivasi' Darren Fletcher, sehingga Fletcher belajar dan menjadi salah satu tokoh sentral dalam permainan United saat ini...
dalam hal ini, Roy Keane sukses menjalani perannya sebagai seorang motivator, bukan hanya dalam jangka pendek ketika dia bertanding atau ketika dia memperkuat United, tetapi juga dalam jangka panjang, ketika dia tidak lagi memperkuat United...
sementara Eric Cantona, sepertinya gw belum pernah mendengar kisah yang sama... :P
so, sebagai skipper, jelas Roy Keane better than Eric Cantona... :d

*postingan ke-26 di room utama...

pampam
12-12-2009, 01:54 AM
Ndak terbalik kok, mungkin kacamata kita saja yg berbeda....:ompong
Cantona pergi dengan meninggalkan nama besar, kharisma dan segala kebesarannya di OT hingga saat ini.....don't you realize that?! :hipnotis


yakin cuma cantona doank yg meninggalkan nama besar, kharisma dan segala kebesarannya setelah kepergiannya dari OT?? :gila

seorang denis law pun yg terakhir karir nya membuat united terdegradasi aja tetep meninggalkan nama besar, kharisma dan segala kebesarannya bahkan hingga dibuatkan jd monumen holy trinity...:gila

sekarang gw mw mengangkat jangka waktu cantona yg cuma setahun jadi captain...sejak menjadi captain di final FA 95 melawan Liverpool hingga akhir nya menjadi captain tetap di tahun 96-97...kenapa cuma setahun dia menjadi captain lantas mengundurkan diri dan memutuskan pensiun?? seharus nya jika memang dia pemimpin besar kenapa ketika baru menginjak usia 30 dia meninggalkan tim nya?? :gila

seperti yg cak bal bilang seorang pemimpin besar akan bertempur bersama para prajurit nya...kok ini malah meninggalkan tim nya yg pada saat itu masih membutuhkan bimbingan ( class of 92 ) ?? apakah ini contoh seorang yg benar2 layak menyandang best skipper?? :gila

apapun alasannya kecuali cedera parah seperti basten, seorang pemimpin tidak akan meninggalkan tim nya begitu saja...lihat maldini hingga 40 tahun masih terus memimpin tim nya....oke lah jika tim The King melihat maldini adalah produk asli Milan sedangkan cantona bukan...contoh lain adalah Del Piero...hingga sekarang usia 35 masih memimpin Juventus....pemain2 seperti itu lah yg seperti paparan cak bal yang layak disebut sebagai best skipper...

Balthazar
12-12-2009, 04:35 PM
tapi sampai saat ini adakah ukuran pencapaian yang lebih hebat daripada meraih treble winners? :d :d

treble dikenang banyak orang, namun jangan lupakan PONDASI yg bernama gelar pertama liga setelah 26 tahun masa dahaga di format baru yg bernama Premiere League....:D

satu lagi tambahan,...

Masih ingat dg julukan double-double yg disematkan kepada MUFC?
(United adalah satu2nya tim yang mampu meraih gelar ganda -liga dan FA dalam satu musim -di abad ke 21 ini). Itulah raihan TERBAIK yang hanya dapat dicapai oleh MUFC, sebelum akhirnya dipecahkan oleh raihan treble....:ompong

tapi biar gak penasaran, ta' kasih contoh lainnya mungkin ketika tahun 1999-2000 (cmiiw, beneran gak bgitu inget) dimana kemenangan inspiratif United ketika melawan Arsenal, Roy Keane berhasil mencetak 2 goal setelah tertinggal terlebih dahulu 1-0 dan membungkan tim gudang peluru tersebut. Yang menambah kepercayaan diri anak2 United sehingga berhasil memenangkan pertandingan demi pertandingan. Bahkan United berhasil menjuarai Premier League dengan selisih 18 poin dengan peringkat kedua (Arsenal), pencapaian lainnya yang tidak dapat dilakukan Cantona semasa dia menjabat captain MU.

Wah , kalo hal itu ...semasa Cantona ndak menjabat captain pun sudah sering dilakukannya.....sampeyan mungkin ingat dg laga Premiership di Maine Road, 7 November 1993, ketika tim tuan rumah unggul terlebih dahulu dari gol2nya striker raksasa bernama Nial Quinn di menit 21 dan 32. United seperti sebuah tim yang benar2 limbung di hadapan para pendukung "saudara muda" dari Manchester ini. Lantas ada mantan pemain AJ Auxerre yang pernah memukul teman setimnya bernama,...dia saat itu mengenakan jersey United bernomor punggung 7 ( man is 5, devil is 6, and 7 is GOD...:P) dan mencetak 2 gol kebangkitan di menit 52 dan 77...sebelum akhirnya Keane menutup pertandingan tersebut buat keunggulan tim tamu dg golnya di menit 86.
-----------------------------------------------------------------------
Atau kalau boleh mengingat waktu Cantona memimpin rekan2nya membantai Nottingham Forest dengan skor 4-1 di OT, Premiership, September 14th, 1996. Alf-IngeHaaland membungkam publik tuan rumah dg gol cepatnya di menit ke 4, sebelum akhirnya Cantona mengarsiteki 2 gol Solskjaer (22) dan Giggs (43), dan akhirnya menutup dg dua golnya di akhir pertandingan (82,90). Cantona, man of the match!

Dalam penentuan/pemilihan seorang kapten, IMO, para pelatih biasanya memasukkan faktor senioritas dan faktor itulah mungkin yang menjadi salah satu indikator pemilihan kapten, buktinya United juga tidak menunjuk Cantona menjadi kapten di musim kedua dan ketiga dia di OT. Ban kapten baru diberikan ketika Steve Bruce hengkang ke Birmingham (cmiiw). Begitu juga halnya dengan Keano.:lulus

Pada raihan double yang kedua (Partai final FA Cup 1996), siapakah pemakai ban kapten saat pertandingan tersebut? Cantona! dan Bruce baru berada di Birmingham di musim berikutnya (1997). Walau demikian, pada saat penyerahan piala FA, sebenarnya Cantona hendak memberikan kehormatan tersebut kepada sang kapten reguler, Steve Bruce, meski Bruce akhirnya menolaknya, dan Cantona lah yg akhirnya menerima Piala tersebut di podium.....:P

apakah menurut cak Bal pergantian ban kapten di setiap musimnya akan membawa pengaruh baik bagi keutuhan dan kekompakan tim?

I don't think so...:geli

Perhatikan kalimat awak yang anda jawab dg jawaban di atas :

Lantas kenapa harus menunggu seorang eks striker Leeds United dg bandrol 1.2 million guna mengakhiri 26 tahun masa suram kita?! Dan kembali direbutnya lagi buat MUFC setelah masa hukumannya yg 9 bulan itu?!..
:geli

itu merupakan jawaban awak akan kalimat sampeyan berikut :


dan berkat data ini pula, kita dapat mengasumsikan kalau the Class of 92 bukan hanya mendapatkan mental juara dari seorang Cantona, karena pada range tahun 1994 - 1996 United masih diperkuat oleh Steve Bruce, Mark Hughes, Brian McClair, Paul Ince, Lee Sharp, dll. Pemain-pemain senior tersebut dapat diamini juga memiliki mental juara yang mungkin ditularkan kepada junior-junior mereka dan ketika Cantona kembali dari hukuman 9 bulan untuk memimpin mereka, sedikit banyak mereka sudah mempunyai mental tersebut.:d :d

Cantona membawa berkah buat United itu jelas, meski kaptennya saat itu masih dipegang oleh Steve Bruce, dan hal tersebut tidak mampu diperlihatkan kepada para junior2 yg berguru kepada Steve Bruce, Mark Hughes, Brian McClair, Paul Ince, Lee Sharpe, dll (spt yg anda sebutkan di atas).....mereka harus menunggu seorang Cantona!... :jilat
================================================== ====

Jelas jika kembali ke pertanyaan anda ttg pergantian kapten tiap musim, ndak perlu awak jelaskan lagi lah...
(1996-1997) Steve Bruce ke Cantona = MUFC Juara
(1997-1998) Cantona ke Roy Keane = Highbury Party!

:P

Balthazar
12-12-2009, 04:36 PM
nama yang gw sebut sebelumnya jelas unggul dari segi role play....
tapi dari segi kharisma, Roy Keane juga ga kalah dari Eric Cantona.... :dd

Sama-sama punya kharisma, namun BEDA KELAS....
baca lagi baik2 postingan awak berikut :

Mirip dengan peran komandan peleton galak yang membangkitkan semangat kopral2nya yang mulai kepayahan dan luka2 di medan laga,...

NAMUN,....

tidak memberikan efek sebesar kehadiran seorang jenderal yang turut maju ke garis depan dan menepuk pundak disertai senyuman kecil pada serdadunya yang sudah kehilangan kaki guna kembali mengangkat senjata dan berjuang bersama (apapun hasil akhirnya) layaknya Napoleon Bonaparte di pertempuran Waterloo.



yakin nih cak kalo Darren Fletcher bisa dikatakan melebihi atau minimal menyamai kualitas dari seorang Roy Keane??? :dd

Kenapa tidak?! Jangan terlalu underestimate terhadap Fletcher bung!
Semua orang juga masih bertanya2 ketika Keane datang dari Forest, meski di sana dia sudah menunjukkan potensinya yang begitu hebat, kenapa? Karena saat itu kita sudah mempunyai seorang PAUL INCE!

wajarlah jika seseorang berbuat kesalahan, toh bagaimanapun juga dia masih tetap manusia yang ga sempurna....
Cantona juga pernah demikian toh, menendang seorang fans Crystal Palace yang membuatnya harus absen sehingga pada akhirnya gelar juara harus direlakan berpindah ke tangan Blackburn... :d

Wajar,...memang wajar untuk ukuran pemain bintang di MUFC!
Itu artinya tidak ada yang LEBIH BAIK dari bad attitude kedua pemain kan?!

:tebang

bukan hanya dari Cantona saja Ryan Giggs bisa belajar....
dari pemain senior lain macam Bryan Robson, Mark Hughes, Paul Ince, bahkan dari seorang Roy Keane pun bisa dijadikan bahan pembelajaran bagi Ryan Giggs....

Belajar defense, tackle atau memprovokasi lawan?....belum kelihatan tuh...:jilat
Kalo belajar menyerang yang baik ya jelaslah, dari sang MAESTRO....:d

tapi setidaknya cak Bal setuju kan kalo Roy Keane lebih hebat dari Eric Cantona???? walaupun hanya dari raihan gelar UCL.... :ompong

Wkwkwkwk...maksa nih namanya...:geli
secara raihan UCL jawabannya YA, kalau OVERALL ....jawaban saya hanya satu .....There's only ONE King! :hail

ok, sebagai seorang pemimpin, salah satu aspek yang harus dimiliki adalah motivasi. Pemimpin diharapkan mampu memotivasi tim yang dipimpinnya maupun pemain lainnya secara personal, bukan hanya dalam jangka waktu singkat, tapi juga dalam jangka waktu panjang...
mengenai motivasi ini sendiri, Roy Keane mampu melakukannya dengan baik kepada Darren Fletcher....
gw pernah baca di sebuah majalah, bahwa diawal kedatangannya, ketika Darren Fletcher bermain sangat buruk, Roy Keane dengan berani dan lantang 'memotivasi' Darren Fletcher, sehingga Fletcher belajar dan menjadi salah satu tokoh sentral dalam permainan United saat ini...

Wah ini sih jawaban atas kalimat anda berikut...:


yakin nih cak kalo Darren Fletcher bisa dikatakan melebihi atau minimal menyamai kualitas dari seorang Roy Keane??? :dd

Thanks 4 reminding fellas...:D

dalam hal ini, Roy Keane sukses menjalani perannya sebagai seorang motivator, bukan hanya dalam jangka pendek ketika dia bertanding atau ketika dia memperkuat United, tetapi juga dalam jangka panjang, ketika dia tidak lagi memperkuat United...
sementara Eric Cantona, sepertinya gw belum pernah mendengar kisah yang sama... :P
so, sebagai skipper, jelas Roy Keane better than Eric Cantona... :d


:D,....
benarkah?...:dd
Seorang Cantona tidak perlu berteriak-teriak layaknya apa yg Keane lakukan di lapangan,...Cantona cukup datang, manaikkan kerah jerseynya dan bermain baik di lapangan....pemain lain sudah cukup mengerti akan hal tersebut tanpa harus dibentak terlebih dahulu.....:P
Dan saat Cantona pensiun hingga saat ini : Apa sih yg bisa dibayangkanoleh fans akan image dari seorang Eric Cantona saat ini? MUFC!

yakin cuma cantona doank yg meninggalkan nama besar, kharisma dan segala kebesarannya setelah kepergiannya dari OT?? :gila

Apakah awak pernah menyebut Cantona doank?...:gila

sekarang gw mw mengangkat jangka waktu cantona yg cuma setahun jadi captain...sejak menjadi captain di final FA 95 melawan Liverpool hingga akhir nya menjadi captain tetap di tahun 96-97...kenapa cuma setahun dia menjadi captain lantas mengundurkan diri dan memutuskan pensiun?? seharus nya jika memang dia pemimpin besar kenapa ketika baru menginjak usia 30 dia meninggalkan tim nya?? :gila

Yang menjawab mengapa Cantona pensiun bukan awak, namun beliau (Cantona sendiri) : "I'm so proud the fans still sing my name, but I fear tomorrow they will stop. I fear it because I love it. And everything you love, you fear you will lose."

seperti yg cak bal bilang seorang pemimpin besar akan bertempur bersama para prajurit nya...kok ini malah meninggalkan tim nya yg pada saat itu masih membutuhkan bimbingan ( class of 92 ) ?? apakah ini contoh seorang yg benar2 layak menyandang best skipper?? :gila

Bukankah pemimpin yg baik adalah yg mengakhiri karirnya kala di puncak, dan mengerti kapan waktunya turun takhta tanpa harus dilengserkan?!...
Dan apakah benar para prajuritnya (class of 92) masih membutuhkan bimbingan? Bukankah mereka sudah cukup dewasa dan cukup ditempa dengan raihan 4 gelar premiership dan hampa akan gelar di tahun 1994-1995 ? Class of 92 sudah bermental juara saat itu!

apapun alasannya kecuali cedera parah seperti basten, seorang pemimpin tidak akan meninggalkan tim nya begitu saja...lihat maldini hingga 40 tahun masih terus memimpin tim nya....oke lah jika tim The King melihat maldini adalah produk asli Milan sedangkan cantona bukan...contoh lain adalah Del Piero...hingga sekarang usia 35 masih memimpin Juventus....pemain2 seperti itu lah yg seperti paparan cak bal yang layak disebut sebagai best skipper...

Awak ndak lihat mereka (contoh yang anda sebutkan) sebagai best skipper...kenapa?!

1. Mereka bukan MUFC skipper
2. Cantona lebih tahu kapan saatnya berhenti ! Tidak hanya sebagai pemain MUFC, tapi sebagai pemain sepakbola juga! Bukankah MUFC adalah klub terakhirnya?!

Rizky Firmansyah
14-12-2009, 01:29 AM
Masih ingat dg julukan double-double yg disematkan kepada MUFC?
(United adalah satu2nya tim yang mampu meraih gelar ganda -liga dan FA dalam satu musim -di abad ke 21 ini).

hanya karena yang pertama melakukan lantas best skipper automatically disandangkan ke Cantona?
Bahkan pencapaian double-double Gazza (atau Giggs ya? karena Gazza kebanyakan cedera :P )di tahun 07/08 menurut saya lebih prestisius karena juara liga tidak dikawinkan dengan piala FA namun dengan juara UCL ditambah juara piala dunia antar klub pula:geli:geli

Itulah raihan TERBAIK yang hanya dapat dicapai oleh MUFC, sebelum akhirnya dipecahkan oleh raihan treble....:ompong

berarti raihan treble menjadi yang terbaik dong cak??? dan siapa skipper musim tersebut? KEANO.. :d

Wah , kalo hal itu ...semasa Cantona ndak menjabat captain pun sudah sering dilakukannya.....sampeyan mungkin ingat dg laga Premiership di Maine Road, 7 November 1993, ketika tim tuan rumah unggul terlebih dahulu dari gol2nya striker raksasa bernama Nial Quinn di menit 21 dan 32. United seperti sebuah tim yang benar2 limbung di hadapan para pendukung "saudara muda" dari Manchester ini. Lantas ada mantan pemain AJ Auxerre yang pernah memukul teman setimnya bernama,...dia saat itu mengenakan jersey United bernomor punggung 7 ( man is 5, devil is 6, and 7 is GOD...:P) dan mencetak 2 gol kebangkitan di menit 52 dan 77...sebelum akhirnya Keane menutup pertandingan tersebut buat keunggulan tim tamu dg golnya di menit 86.

Bukankah yang dilakukan oleh pemain yang cak maksudkan dan bernomor 7 itu merupakan tindakan pisau bermata 2? Kalau saja si "objek" malah down mentalnya setelah "dicolek" oleh pemain yang bukan kapten dan menyebabkan United makin terpuruk? Untungnya yang terjadi malah sebaliknya dan untungnya lagi ada pemain no 16 yang baru saja bergabung pada tahun tersebut yang sepakan kaki kanannya menjadi gol kemanangan sehingga hal tersebut dapat dikategorikan sebagai memotivasi rekan tim karena akhirnya United menang lawan the "brother"(sponsornya saat itu).:malu

Tambahan :

Keane 16 = 1+6 =7 = he's also the GOD.. :geli :geli

Belajar defense, tackle atau memprovokasi lawan?....belum kelihatan tuh...
Kalo belajar menyerang yang baik ya jelaslah, dari sang MAESTRO....

Nih ane kasih deh pendapatnya Giggs tentang Keano



Giggs :

"Roy had an effect on everyone,"

"He is a winner and he led by example. Every time he went out on the pitch he was absolutely desperate to win and more often than not, he achieved it purely because of his presence."

source :http://www.u.tv/sport/Giggs-hails-Keane-the-%60truly-great-captain/b8ad778a-3538-4231-b291-122fcea42d0a

ini yang Giggs pelajari dari seorang Keane, IMO, lebih penting dari faktor teknik (menyerang) yang mungkin dipelajari dari seniornya #7
:buaya:buaya

whoosah
15-12-2009, 07:54 AM
OK..

Thanks for Your Appreciation

It's time to Check Out...:malu

Balthazar
15-12-2009, 10:39 AM
Hwaduh, absen sehari...ternyata sudah ditutup...:mentok

Bung Rizky, tunggu "jawabanku" di episode yang lain yak?!.....:D

:beer

whoosah
23-01-2010, 04:50 PM
Saya sebagai penyelenggara Mohon Maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan para peserta...

Hasil dari Battle of Discussion karena satu dan lain hal harus menunggu polling...

dikarenakan lawannya adalah Moderator...Misi kali ini adalah bukan mencari yang menang atau yang kalah, tapi melihat siapa Promote Member yang paling manteb postingannya...Jujur, Moderator sebagai lawan pun lumayan memutar otak untuk menghadapi kalian.. :bravo

OK...the result...

The Best Poster is :

PamPam

yang lain akan tetap mendapatkan hadiah yang segar-segar...

Enjoy it...

Mohon maaf atas keterlambatan dalam pengumuman..ini akan menjadi perhatian bagi saya untuk lebih baik dalam mengadakan BoD session 3...

Regards

Whoosah